Leadership and Gender

Oleh:

Elvi Robiatul Adawiyah
Wa.Ka Penelitian & Pengembangan KIRJAS

Leadership lekat dengan pradigma laki-laki, dan laki-laki adalah pemimpin dari semua organisasi, kenegaraan, hal-hal yang penting, peribadatan dan lain sebagainya. Namun disisi lain tanpa kita sadari ada makhluk lain yang layak untuk tidak diabaikan keberadaannya dan mempunyai potensi yang tidak kalah hebatnya dengan laki-laki yaitu perempuan. Makhluk yang bernama perempuan ini telah banyak mengukir sejarah diberbagai belahan dunia yang tidak mudah kita pungkiri eksistensinya sebagai pemimpin dibidangnya masing-masing. Beberapa kita ketahui juga bahwa para pahlawan Indonesia pun seorang putri pertiwi yang mampu berjuang, berperang dan juga menkonsep berbagai strategi dalam melawan penjajahan di bumi pertiwi.
Gender adalah suatu karakteristik manusia yang membedakan antara laki-laki dan perempuan yang terbentuk dari sifat dasar manusia yang dibentuk oleh masyarakat. Perbedaan gender ini semakin menjadi-jadi ketika semakin banyaknya asumsi serta teori yang memojokan perempuan. Kesalahan ini kian berkepanjangan sehingga menjadikan kaum hawa semakin tertindas terutama pada zaman penjajahan Jepang hingga Belanda. Kemudian pradigma bahwa seorang perempuan dapat setara dengan laki-laki terutama dalam strata pendidikan telah dibangkitkan oleh pahlawan wanita Raden Ajeng Kartini sejak kurang lebih seratus tahun yang lalu dan mendapatkan hasil yang memuaskan dari jerih payahnya kini dimana semua perempuan Indonesia bisa menjadi seseorang yang sejati tanpa perbedaan gender.


Latar Belakang teori perbedaan gender :
Terbentuknya dan dibentuknya pemikiran bahwa perempuan adalah makhluk yang lemah dan perlu dilindungi.
Sikap atau pembawaan dari perempuan.
Sifat dan aspek psikology perempuan.
Banyaknya teori yang memojokan perempuan.
Kesalahan penafsiran dari beberapa teori.
Asumsi-asumsi perda bias Syariat.
Adat-adat yang membentuk pemikiran tentang kelemahan perempuan.
Perbedaan gender merupakan penyakit yang tercipta dengan maksud dan kepentingan tertentu yang kadang tidak sinkron kita implikasikan dalam kehidupan kita diera globalisasi seperti sekarang ini, karena bisa kita ketahui sendiri tiada batas diantara negara satu dengan yang lain. Terbentuknya dan dibentuknya pemikiran bahwa perempuan adalah makhluk yang lemah merupakan hal yang sudah berabad-abad terjadi dalam sejarah dunia ini merupakan efek dari beberapa hal yang menyangkut fisik dan psikologis perempuan yang kemudian dikaitkan dan menjadi sebuah asumsi yang melekat pada masyarakat hingga kini. Namun tanpa kita sadari tidak semua perempuan seperti yang ada dibenak mereka, banyak wanita yang punya kekuatan dan pembawaan yang mampu bersaing dengan individu lain bahkan laki-laki sekali pun. Banyak sekali teori dan peraturan yang seakan memojokan perempuan yang seharusnya dapat diberikan kesempatan yang sama dengan kaum lain. Teori ini sebetulnya banyak yang mengalami salah penafsiran dan diabaikan begitu saja. Perda bias syariat seakan menambah kekeliruan dan juga semakin memojokan kaum hawa. ini telah berlangsung disebuah daerah di Indonesia, dimana perda yang seharusnya mengayomi kaum hawa namun justru memojokan dan semakin terlihat timpang dalam membuat peraturan. Budaya timur yang mengindahkan setiap orang berlaku sopan santun dan basa-basi merupakan hal yang istimewa dan merupakan ciri khas dari budaya kita, namun kadang budaya dan adat tersebut seakan menjadikan tirai penghalang bagi perempuan dalam mencapai puncak tertingginya. Masih banyak sekali adat atau budaya yang ditularkan oleh orang tua kita bahwa perempuan tempatnya didapur, hanya untuk melayani. Asumsi tersebut kadang membebani perempuan yang ingin bukan sekedar menjadi pelengkap, kadang ia dipaksa tunduk pada adat yang ditularkan oleh orangtua dan menjadi slah satu sumber perbedaan gender.


Pemimpin perempuan telah ada sejak dahulu dan menghiasi berbagai macam belahan dunia dengan masing-masing bidang yang digelutinya, tidak bisa kita pungkiri mereka mempunyai talenta yang kuat dan dapat bersaing dengan kaum adam lainnya. Beberapa penelitian menyebutkan gaya kepemimpinan perempuan yang dapat kita telaah dan pelajari sebagai pembelajaran adalah, sebagai berikut :
Cenderung memiliki lebih banyak melakukan kontak dengan atasan dan bawahan, guru dan murid.
Menghabiskan banyak waktu dengan para anggota komunitas dan dengan koleganya, walaupun mereka perempuan.
Lebih informal.
Peduli terhadap perbedaan-perbedaan individual murid.
Memandang posisinya sebagai seorang pemimpin pendidikan daripada seorang manajer, dan melihat kerja sebagai suatu pelayanan terhadap komunitas.
Terdapat suatu sikap kurang menerima terhadap para pemimpin perempuan dari pada laki-laki. Oleh karenanya, para pemimpin perempuan hidup dalam dunia yang terpendam dan gelisah.
Mendapatkan kepuasan yang banyak dari instruksi supervisi dan sementara laki dari adminsitrasi.
Tampil lebih sopan dan tentatif yang cenderung sederhana dalam memberikan statemen.
Cenderung lebih menggunakan model manajemen partisipatoris, dan menggunakan strategi-strategi kolaboratif dalam menyelesaikan konflik
(Shakeshaft (1989) berdasarkan hasil peninjauan ulang penelitian di Amerika Serikat)
Dari penelitian diatas dapat kita ketahui keunggulan perempuan jika menjadi seorang pemimpin dan pengambil keputusan jika dibandingkan kaum adam. Walaupun banyak orang berpendapat bahwa aspek yang menjadi kelemahan perempuan dalam menjadi pemimpin adalah perasaannya dalam menyikapi permasalahan atau pengambilan keputusan, namun dalan penjelasan diatas merupakan aspek keunggulan perempuan dari aspek perasaan. Seorang pemimpin perempuan tersebut akan banyak kontak dengan bawahannya demi mengenal kepribadian dan mampu bergaul dengan baik dengan bawahan tersebut, ia pasti selalu akan memperhatikan hubungannya dengan bawahan bukan soal sukses atau tidaknya suatu tujuan namun juga memperhatikan aspek psikologis dari orang lain tersebut. Keunggulan lainnya adalah ia paham jenis-jenis kepribadian yang dimiliki oleh anggota kelompoknya dan cenderung setia dalam mengemban posisinya. Tapi, disisi lain perasaan yang halus tersebut kadang dianggap sebagian orang sebagai suatu kelemahan dalam memimpin

Sebenarnya perlukah setiap orang memiliki jiwa kepemimpinan, apabila semua orang ingin menjadi pemimpinan apakah yang akan terjadi? Dan bagaimanakah jika tiada satu pun orang yang memiliki jiwa kepemimpinan dimuka bumi ini? Mungkin banyak pertanyaan yang timbul dibenak kita mengenai hal tersebut dan sampai akhirnya kita juga berfikir biarkan orang lain saja lah yang menjadi pemimpin. Hal tersebut merupakan pemikiran yang salah, sebetulnya kepemimpinan itu layak dan perlu bagi setiap orang bukan soal ia memimpin dan mempengaruhi berapa banyak orang, namun lebih kepada bagaimana ia memimpin dirinya bagi peradaban manusia, karena seseorang yang lemah dalam leadership akan cenderung sulit dalam menentukan sikap dan mengambil keputusan. Diantara manfaat dari jiwa kepemimpinan adalah sebagai berikut :
1. Bertanggungjawab atas semua aktivitas kegiatan
2. Memberi dorongan dan semangat pada anggota
3. Mengambil keputusan
4. Mengembangkan informasi
5. Melakukan pengawasan atas pelaksanaan kegiatan
Dewasa ini telah banyak model pengembangan dari pelatihan kepemimpinan dikarenakan telah sadarnya masyarakat tentang pentingnya jiwa kepemimpinan sejak dini, banyak pula beberapa sekolah yang telah menerapkan kepemimpinan ini dalam kurikulum. Selain dari instansi formal instansi informal sesungguhnya juga menyediakan kegiatan yang memberikan pengalaman dan pembelajaran tentang kepemimpinan tersebut. Bukan hanya laki-laki yang akan menjadi seorang pemimpin dalam keluarganya namun juga perempuan yang akan mendidik anak-anaknya untuk menjadi pemimpin peradaban kelak, oleh sebab itu maka pentinglah baik laki-laki atau pun perempuan dalam melatih dan mengasah aspek kepemimpinanya.

Banyaknya kaum perempuan yang menghiasi rancah dunia kepemimpinan di berbagai belahan dunia menjadikan banyak pihak memberikan julukan bagi beberapa perempuan tersebut diantaranya adalah Wanita Besi adalah sebuah julukan yang biasa digunakan untuk berbagai kepala pemerintahan perempuan di dunia yang menggambarkan wanita dengan pendirian dan kemauan kuat. Beberapa pemimpin yang mendapatkan julukan ini antara lain
IndiraGandhi, Perdana Menteri India menjabat 1966 - 1977 dan 1980 - 1984
Golda Meir, Perdana Menteri Israel menjabat 1969 - 1974
Margaret Thatcher, Perdana Menteri Britania Raya menjabat 1979 - 1990
Angela Merkel, Kanselir Jerman menjabat sejak 2005
Ellen Johnson-Sirleaf, Presiden Liberia menjabat sejak 2006


Selain wanita besi sebetulnya banyak perempuan lain yang juga tidak kalah pamornya diantaranya adalah Mega Wati Soekarno Putri, Cut Nyak Din, R. A Kartini yang semua adalah para putri pertiwi yang berjuang dan mampu bersaing serta kuat selayaknya kaum laki-laki. Mereka hanya segelintir perempuan hebat dan kuat namun selain mereka masih banyak lagi perempuan-perempuan yang hebat dan kuat yang mampu bersaing dengan kaum laki-laki dan patut diperhitungkan keberadaannya. Mega Wati merupakan perempuan pertama yang menjabat sebagai presiden R.I, lalu Cut Nyak Din merupakan pejuang yang tangguh yang dapat memimpin perang gerilnya melawan para penjajaha bersama-sama dengan kaum laki-laki dan yang terakhir adalah R. A Kartini yaitu seorang pejuang wanita yang memperjuangkan pendidikan bagi kaum perempuan Indonesia


Dipenghujung materi saya hanya ingin menyampaikan sebuah kata yang mungkin dapat sedikit menyederhanakan pradigma bagi kita semua tentang kepemimpinan khusunya perempuan.


Selengkapnya...

Taqobalallahu minna wa minkum Mohon maaf lahir dan bathin


Selengkapnya...

REFLEKSI DIRI DI HARI RAYA IDUL FITRI

REFLEKSI DIRI DI HARI RAYA IDUL FITRI

Oleh :

Trisha Marselia (Icha)

SMA N 90 Jakarta


Selama sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan, bulan yang sungguh mulia di antara 11 bulan lainnya, kita selalu berusaha untuk memperbanyak ibadah kepada Allah SWT. agar kita dilimpahkan nikmat dan pahala dari-Nya. Selain itu, pahala yang sungguh berlimpah bagi orang-orang yang mampu menahan nafsunya, baik nafsu untuk makan, minum, marah, atau berbagai nafsu lainnya yang dapat membatalkan puasanya. Inilah salah satu makna berpuasa di bulan yang indah ini, menjauhkan diri dari hasutan setan yang selalu mengelilingi dirinya, bersabar agar emosinya tidak terpancing, dan setidaknya kita tahu bagaimana perasaan orang-orang yang kurang mampu untuk memenuhi kebutuhan akan makan dan minum, sehingga kita dapat merasakan perihnya perut yang tidak diisi dari subuh sampai maghrib, atau mungkin ada alasan lain dari sang Khaliq untuk makhluknya agar menjadi manusia yang sukses menempuh hidupnya di dunia yang sungguh fana ini.

Puasa ternyata juga membawa begitu banyak hikmah dan manfaat bagi kita semua, salah satunya manfaat kesehatan. Penelitian menunjukkan, puasa sangat baik dilakukan oleh orang yang kadar kolesterol di dalam darahnya tinggi. Bukan rahasia lagi, kadar kolesterol darah yang tinggi secara jangka panjang bisa mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah. Bila hal ini terjadi di otak, maka terjadilah stroke, dan bila terjadi di daerah jantung maka timbullah penyakit jantung. Dari hasil penelitian pula diketahui, puasa bisa meningkatkan kolesterol baik atau kita sebut dengan High Destiny Lipoprotein (HDL) sebanyak 25 titik, dan menurunkan lemak trigliserol sekitar 20 titik. Lemak trigliserol merupakan bahan pembentuk kolesterol jahat (LDL). Puasa juga akan mengurangi produksi senyawa oksigen yang bersifat racun (radikal bebas oksigen). Tahukah kalian, radikal bebas oksigen yang berlebihan di dalam tubuh akan mengurangi aktivitas kerja enzim, menyebabkan terjadinya mutasi, dan kerusakan dinding sel.

Bagi orang yang sehat, puasa juga akan mengurangi risiko terkena penyakit diabetes tipe-2. Karena saat berpuasa, dengan sendirinya konsumsi kalori secara fisiologis akan berkurang. Hal ini akan mengurangi sirkulasi hormon insulin dan kadar gula darah. Lebih jauh, hal ini akan meningkatkan sensitivitas hormon insulin dalam menormalkan kadar gula darah. Pengontrolan gula darah yang baik akan mencegah penyakit diabetes tipe-2. Sebenarnya masih banyak lagi manfaat yang dapat kita petik dari berpuasa di bulan Ramadhan.

Tak terasa sebentar lagi kita semua dapat menyelesaikan kewajiban berpuasa kita di bulan Ramadhan ini. Tinggal menunggu waktu saja, kita dapat merasakan nikmatnya Hari Raya Idul Fitri yang ditunggu-tunggu umat Islam di seluruh dunia. Bebagai kue yang lezat dan mengundang selera sudah menunggu dan duduk manis di meja makan atau di meja ruang tamu rumah para konsumennya, agar mereka dapat dikonsumsi sebanyak mungkin dan senikmat mungkin. Setelah sebulan penuh kita dijauhkan diri dari hasutan setan laknatullah, datanglah bulan yang sungguh suci bagi kaum-kaum yang dicintai dan selalu diberkahi Allah SWT. Diibaratkan selama sebulan Ramadhan kita menanam benih-benih dan selama itu pula kita berusaha untuk merawatnya agar terhindar dari pengganggu benih tersebut. Sampai pada waktunya, benih itu menjadi tanaman yang memiliki buah yang sungguh suci, indah, dan nikmat untuk dilihat karena buah ini telah diberkahi oleh sang Khaliq, Tuhan semesta alam.

Tanggal 1 Syawal, inilah hari pertama di bulan Syawal yang dinamakan Idul Fitri. Idul Fitri, kata ini dibagi menjadi “Id” yang artinya kembali dan “Fitri” yang berarti suci atau bersih, jadi Idul Fitri berarti kembali menjadi manusia yang suci. Suci dalam hal rohaninya maupun jasmaninya. Rohani yang suci akan membentuk jasmani yang bersih pula karena tubuh akan selalu berhubungan antara kedua hal tersebut.

Bulan Syawal sungguhlah menjadi bulan yang suci. Dinamakan suci karena para pengikut Rasulullah yang diberkahi Allah SWT. telah berhasil menjalankan ritual puasanya di bulan Ramadhan, hingga mereka mendapatkan sebuah hati yang sungguh bersih, suci, bahkan terbebas dari kotoran-kotoran hati yang selama 11 bulan menempel di dinding hatinya. Umat Islam diseluruh dunia selalu merayakan Idul Fitri karena mereka menganggap bulan ini merupakan kemenangan bagi umat Islam yang telah berhasil mengalahkan godaan setan laknatullah yang selalu mengajak mereka untuk melanggar perintah Allah SWT di bulan Ramadhan.

Orang yang merayakan Idul Fitri bukan hanya orang yang berpakaian serba baru dan serba putih bersih saja. Akan tetapi, sesungguhnya orang yang takwanya kepada Allah SWT meningkat dan bertambahlah yang disebut orang yang beridul fitri. Realita yang selama ini kita lihat adalah banyak umat islam yang mampu dari segi finansialnya saja yang menikmati hari raya idul fitri ini, membeli berbagai pakaian baru untuk dipakainya saat shalat Id. Namun, di sisi lain masih banyak orang-orang yang kurang mampu tidak dapat merasakan manisnya beridul fitri. Mereka merasa bahwa dirinya tidak pantas mendapatkan hari suci itu karena mereka tidak dapat membeli baju baru, padahal bukan itu yang Allah lihat, Allah hanya melihat peningkatan ketakwaan yang terbentuk di dalam dirinya setelah selama sebulan penuh berpuasa di bulan Ramadhan. Allah hanya melihat hasil dari benih yang telah dirawat dengan sangat baik oleh mereka yang selalu berusaha dan bertakwa kepada-Nya. Ada sebuah hadist syahih yang menyatakan bahwa :

ليس١لعيد لمن لبس١لجد يد , و لکن١لعيد لمن طا عتﻪ تز يد

yang artinya adalah ”Bukanlah lebaran (Idul Fitri) itu orang yang memakai pakaian baru, tetapi yang disebut berlebaran adalah orang yang takwanya bertambah (meningkat)”. Sungguh hadist ini dapat menyentuh hati orang-orang yang memiliki hati yang bersih dan memiliki keimanan yang kuat karena mereka akan merasakan perasaan orang yang kurang mampu, mereka akan selalu meningkatkan ketakwaannya agar mereka mendapatkan kemenangan di hari yang fitri tersebut.

Pada pagi hari raya Idul Fitri, kita menyaksikan umat Islam berbondong-bondong pergi menuju ke masjid-masjid atau lapangan-lapangan untuk melaksanakan shalat Id secara berjamaah. Walaupun memang sebenarnya mereka dianjurkan untuk memakai pakaian yang paling bagus yang mereka miliki, namun bukan berarti harus yang baru. Sebelumnya, semalaman suntuk mereka telah bertakbir mengagungkan kebesaran Allah SWT, mereka bersama-sama mengumandangkan takbir, tahmid, tasbih, dan tahlil. Sungguh menjadi pemandangan yang dapat menyejukkan hati bagi orang-orang yang mengerti makna beridul fitri.

Umat Islam sebelum merayakan Idul Fitri telah diperintahkan Allah SWT untuk melakukan dua kewajiban, yaitu puasa di bulan Ramadhan selama satu bulan dan membayar zakat fitrah yang dibagikan kepada orang yang berhak menerimanya (mustahik). Zakat ini diwajibkan bagi seluruh umat Islam agar mereka mau berbagi kepada orang yang kurang mampu dan harus diberikan kepada mustahik sebelum mereka melaksanakan shalat Id.


Di bulan yang indah ini, seluruh umat Islam di dunia saling maaf dan memaafkan kesalahan yang pernah mereka perbuat dari bertatap langsung maupun dengan cara mengirimkan kartu ucapan, sms atau email, ini adalah sebuah fenomena Habluminannas yang akan selalu kita lihat saat Idul Fitri tiba. Umat Islam di Indonesia menjadikan Idul Fitri sebagai hari raya utama karena ini adalah sebuah momen untuk berkumpul kembali bersama keluarga dan ajang untuk bersilaturahmi dengan sanak saudara dan tetangganya untuk saling maaf memaafkan. Ini dilakukan agar segala dosa yang pernah diperbuat dapat terhapus. Karena makna Idul Kitri adalah kembali kepada kesucian baik lahir maupun batin.

Mulai dua minggu sebelum Idul Fitri, umat Islam di Indonesia mulai sibuk memikirkan perayaan hari raya ini, yang paling utama adalah Mudik atau Pulang Kampung, sehingga pemerintah pun memfasilitasi dengan memperbaiki jalan-jalan yang dilalui. Namun, kegiatan mudik ini tidak seindah yang kita bayangkan, banyak nyawa melayang hanya karena mereka yang tidak menaati peraturan saat mudik dengan menggunakan berbagai alat transportasi. Banyak contoh kelakuan manusia yang tidak sesuai dan tidak disiplin dalam hal ini. Salah satunya ada yang mudik dengan menggunakan sepeda motor yang memboncengi keluarganya sebanyak 2 sampai 3 orang. Padahal ini akan menyebabkan nyawa mereka tertelan di tengah jalan sebelum mereka sampai di kampungnya. Sebaiknya mereka yang ingin mudik haruslah menaati peraturan yang telah ada, agar mereka dapat sampai di kampungnya dengan selamat dan dapat berjabat tangan dengan sanak saudaranya.

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1431 Hijriah
Minal Aidin Wal Faizin
Mohon Maaf Lahir & Batin

Selengkapnya...

KOSTERCIX 5 (SMAN 26 Jakarta)




I. PERSYARATAN PESERTA LOMBA MATEMATIKA

1. Persyaratan dan Pendaftaran :
a. Peserta adalah siswa/i SMA yang bersangkutan
b. Peserta melampirkan foto kopi kartu pelajar sebanyak 1 lembar
c. Foto 3x4 sebanyak 2 lembar
d. Wakil dari tiap sekolah wajib mengikuti Technical Meeting pada tanggal pukul
e. Formulir pendaftaran dikembalikan paling lambat pada saat Technical Meeting pada tanggal September 2010
f. Biaya Pendaftaran Rp 50.000,- per orang

2. Regulasi :
a. Peserta mengenakan seragam sekolah masing-masing.
b. Peserta berada di ruangan 10 menit sebelum kompetisi dimulai.
c. Peserta tidak diperbolehkan membawa alat hitung berupa Tabel, HP atau kalkulator.
d. Dilarang membawa catatan dalam bentuk apapun.
e. Peserta yang kedapatan berbuat curang akan langsung didiskualifikasi.
f. Peserta tidak diperbolehkan melakukan kerjasama kepada peserta lain selama lomba berlangsung.
g. Peserta duduk sesuai nomor urut pesertanya.
h. Waktu yang diberikan 120 menit (Tahap I).
i. Peserta yang lolos tahap I harus mengikuti kompetisi tahap II (90 menit). Kemudian tahap final (30 menit)
j. Peserta diwajibkan menaati semua peraturan yang berlaku dalam perlombaan.
k. Keputusan panitia dan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak luar.
l. Sistem penilaian, jika benar +4, salah -1 dan tidak diisi 0.

3. Hadiah :
a. Juara I : Piala Juara I + Uang Tunai Rp. 450.000,- + Sertifikat
b. Juara II : Piala Juara II + Uang Tunai Rp. 350.000,-+ Sertifikat
c. Juara III : Piala Juara III + Uang Tunai Rp. 250.000,- + Sertifikat


KETENTUAN UMUM
1. Peserta / siswa / siswi yang didelegasikan dari tiap sekolah. Pendaftaran paling lambat hari september 2010.
2. Biaya pendaftaran dibayar paling lambat hari september 2010.
3. Pengumuman akan diadakan pada hari Sabtu, 2 Oktober 2010 , di SMA Negeri 26 Jakarta.

KETENTUAN PESERTA
1. Peserta / siswa /I dari SMA yang bersangkutan yang telah terdaftar.
2. Pada saat perlombaan peserta menggunakan baju seragam sekolah masing-masing.
3. Pada saat pendaftaran, peserta wajib mencantumkan fotocopy kartu pelajar da foto berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar.

II. PERSYARATAN PESERTA LOMBA KARYA ILMIAH
1. Persyaratan dan Pendaftaran :
a. Peserta adalah siswa/i SMA yang bersangkutan
b. Peserta melampirkan foto kopi kartu pelajar sebanyak 1 lembar
c. Foto 3x4 sebanyak 2 lembar
d. Setiap sekolah maksimal mengirimkan 2 tim, setiap tim terdiri dari 3 peserta dan 1 peserta cadangan.
e. Biaya Pendaftaran Rp 150.000,- per tim (max 2 tim)

2. Regulasi :
a. Pembuatan karya ilmiah sesuai tema yang ditentukan.
b. Peserta menggunakan Bahasa Indonesia yang baik dan benar.
c. Penyerahan karya ilmiah paling lambat tanggal
d. 20 Tim yang lolos akan mempresentasikan karya ilmiah
e. Peserta mengenakan seragam sekolah masing-masing
f. Peserta diwajibkan menaati semua peraturan yang berlaku dalam perlombaan.
g. Keputusan panitia dan juri adalah mutlak dan tidak dapat diganggu gugat oleh pihak luar

TEMA
“Teknologi Baru yang Bisa Diterima Masyarakat Luas Pada Era Globalisasi.”
Lomba karya ilmiah ini dibagi menjadi 2 bidang yaitu, IPA dan APTEK, IPS.

KETENTUAN UMUM
4. Peserta / siswa / siswi yang didelegasikan dari tiap sekolah. Pendaftaran paling lambat hari september 2010.
5. Biaya pendaftaran dibayar paling lambat hari september 2010.
6. Pengumuman akan diadakan pada hari Sabtu, 2 Oktober 2010 , di SMA Negeri 26 Jakarta.


KETENTUAN PESERTA
4. Peserta / siswa /I dari SMA yang bersangkutan yang telah terdaftar.
5. Pada saat perlombaan peserta menggunakan baju seragam sekolah masing-masing.
6. Pada saat pendaftaran, peserta wajib mencantumkan fotocopy kartu pelajar da foto berwarna ukuran 3 x 4 sebanyak 3 lembar.



NB : Ketentuan sewaktu-waktu dapat berubah sesuai dengan kondisi
Cp : Wulan (087884888346) Selengkapnya...

CALL (Charity for All) 5 2010



Bulan suci Ramadhan adalah bulan yang ditunggu oleh umat muslim, baik muda, tua, remaja, anak-anak bahkan orang tua. Ramadhan adalah bulan yang sangat baik untuk beramal dan beribadah dijalan Allah SWT, oleh sebab itu dalam rangka membagi kebahagiaan dan beribadah dijalan Allah SWT Kelompok Ilmiah Remaja Jakarta Selatan (KIRJAS) mengadakan acara tahunan yang disebut CALL atau Charity For All.




CALL adalah acara yang setiap tahun rutin diselenggarakan oleh KIRJAS selama organisasi ini berdiri empat tahun yang lalu, dengan tujuan berbagi ilmu, berbagi kebahagian dan berbagi materi kepada saudara kita di panti asuhan. Acara ini mengusung konteks sosial yang merupakan bagian dari program kerja Biro Sosial Masyarakat KIRJAS. Selain kunjungan dan buka puasa bersama dalam kesempatan tersebut KIRJAS juga memberikan sedikit bantuan kepada teman-teman panti berupa bahan sembako dan juga uang tunai. Bantuan ini diharapkan mampu memberikan sedikit kebahagiaan bagi teman-teman yang berada di panti asuhan serta mengasah kepekaan para anggota KIRJAS dalam memahami kondisi orang lain. Selain itu, CALL juga merupakan implementasi dari misi KIRJAS yaitu “menaburkan dan menyebarkan anggota KIRJAS ketengah-tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang ada.



>

CALL tahun ini diselenggarakan di Yayasan Panti asuhan Darunnisa Ciputat. Yayasan ini menampung kurang lebih 100 anak-anak yatim piyatu, mereka terdiri dari anak-anak berumur dua sampai lima belas tahun. Acara kali ini dihadiri oleh para undangan dari Anggota KIRJAS, Dewan Perintis KIRJAS dan juga Anggota KIRPUS serta anak-anak panti asuhan Darunnisa sendiri. Adapun rangkaian acara yang dilakukan mulai pukul 16.00WIB merupakan acara ringan yang diawali dengan training dari Kak Andy Setyawan, S. Hum yang berjudul “Mari Meniru Perilaku Binatang” tentang bagaimana binatang berguna banyak bagi kehidupan, kemudian ceramah yang dibawakan oleh Kak Eri Setiawan tentang “Semangat” dan langsung berbuka puasa bersama, setelah acara buka puasa bersama dilanjutkan dengan acara puncak yaitu penyerahan bantuan serta ramah tamah.
Rangakaian acara yang singkat dan ringan dalam CALL ini sangat berkesan bagi banyak pihak khususnya para anggota KIRJAS dan juga teman-teman panti. KIRJAS berharap acara yang diselenggarakan ini dapat bermanfaat bagi banyak pihak baik dari panti asuhan dan juga bagi para anggota KIRJAS. Tak lupa ucapan terima kasih KIRJAS ucapkan kepada seluruh anggota KIRJAS yang telah menggalang dana kemanusiaan bagi teman-teman panti asuhan, Rekan-rekan panitia CALL yang menyusun dan menyelenggarakan acara dengan baik, Dewan Perintis KIRJAS dan juga Master Trainer KIRJAS Saudara Andy Setyawan, S. Hum serta Ustad Eri Setiawan dan KIRPUS yang telah bersedia hadir berbagi rasa dan kebahagiaan bersama saudara-saudara kita dipanti asuhan Darunnisa.





Sampai jumpa pada CALL 2011. Salam KIRJAS
DO THE BEST
BE THE BEST
AND SHOW IT TO THE WORLD !!!


Selengkapnya...

LKIR SMAN 1 Tangerang

Selengkapnya...

KIRJAS GOES TO SCHOLL @ PONDOK PESANTREN DARUNNAJAH




Demi menjalin silaturahmi, dan kerjasama yang baik dalam lingkungan kelompok ilmiah remaja sekolah se-Jakarta Selatan serta mensosialisasikan penelitian kepada para siswa SMU/SMK/MA/PONPES maka KIRJAS melaksanakan program yang rutin dilakukan yaitu KIRJAS GtS (Goes to School). Kirjas GtS bukan merupakan program berkala yang dilakukan dalam kurun waktu tertentu, namun merupakan kegiatan yang dilakukan dalam kesempatan tertentu sebagai upaya sosialisasi KIRJAS dan juga pelatihan berbagai macam materi, yaitu Penulisan Karya Ilmiah, Karya Tulis, Event Organize, dan lain-lain. Acara ini telah dilaksanakan dibeberapa sekolah di wilayah Jakarta Selatan seperti MAN 13 Jakarta, MAN 7 Jakarta, SMA N 87 Jakarta, SMAN 34, SMAN 55, SMA N 47 Jakarta, SMK N 20 Jakarta, Ponpes Darunnajah Jakarta, dll.
Jika kesempatan sebelumnya disebuah sekolah menengah kejuruan maka kali ini Kirjas Goes to School diadakan disebuah Pondok pesantren dibilangan daerah Ciledug, yaitu Ponpes Darunnajah. Acara yang dimulai pada pukul 14.00WIB ini dilakukan dalam rangkaian pengukuhan anggota KIR Darunnajah, perkenalan dan presentasi profil KIRJAS dan kemudian pelatihan karya ilmiah. Pengukuhan dilakukan oleh kepala sekolah dari Darunnajah lalu dilanjutkan presentasi profil kirjas oleh Elvi Robiatul Adawiyah dan terakhir materi Karya Ilmiah disampaikan oleh Dewan Perintis kirjas yaitu Andy Setyawan, S.Hum. Materi disampaikan hingga menjelang berbuka puasa kemudian acara terakhir yaitu buka puasa bersama anggota KIRJAS dan KIR Darunnajah. Adapun anggota yang menghadiri acara dalam kesempatan tersebut sebanyak empat puluh siswa yang dikukuhkan dalam anggota KIR Darunnajah.




Materi yang dipilih dalam KIRJAS GtS kali ini adalah Karya Ilmiah dan Penulisan Karya Ilmiah dengan judul KENAPA HARUS MENELITI ??? dengan durasi tiga jam pemaparan dan tanya jawab antara peserta dengan pembicara. Dalam pemaparannya dijelaskan mengapa para generasi muda harus meneliti mulai sejak dini, bukan hanya ketika akan menerima ijazah strata satu. Namun, lebih karena meneliti adalah suatu hal yang penting dalam membangun bangsa dan juga menemukan solusi dari berbagai permasalahan yang ada disekitar kita. Kemudian, dijelaskan cara mencari ide dan tema yang sesuai serta mudah dilakukan oleh para peneliti pemula. Pemaparan disajikan dalam bentuk video dan juga presentasi langsung. Video berisi ajakan serta himbauan kepada para siswa untuk melakukan penelitian dan tidak kalah pada masalah yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia, sedangkan pemaparan terbagi dua yaitu materi metode penelitian dasar dan juga penulisan makalah yang baik. Metode penelitian menjelaskan macam-macam penelitian lalu jenis-jenisnya serta devinisi dan pengertian dari substansi penelitian seperti variabel, pendekatan penelitian, landasan teori, hipotesis, perumusan masalah, kerangka berfikir dan juga penelitian eksperimen. Bagian kedua pembicara menjelaskan tentang sistimatika penulisan karya ilmiah yang baik, mulai dari pembuatan sampul halaman yang standar dan digunakan oleh banyak instansi lalu abstrak, latar belakang, tujuan, batasan masalah, identifikasi masalah, manfaat, dan lain sebagainya hingga akhir makalah sampai dengan simpulan dan saran. Diakhir acara dilakukan tanya jawab yang dilakukan antara peserta dan pembicara dan antusiasme tentang penelitian telah terlihat di antara teman-teman Ponpes Darunnajah. Tanya jawab ini dilakukan hingga menjelang waktu berbuka puasa dan setelah waktu berbuka puasa tiba teman-teman peserta serta KIRJAS berbuka puasa bersama. Acara ditutup setelah usai berbuka dan solat magrib.





Dari serangkaian acara yang dilakukan KIRJAS baik di sekolah sebelumnya atau pun di pondok pesantren Darunnajah, KIRJAS berharap dapat membagi berbagai pengalaman baik secara organisasi atau pun riset kepada para teman-teman SMA/SMK/MA/Ponpes dan sederajat guna membangun penelitian dan kelompok ilmiahnya serta mampu menghasilkan peneliti dan penelitian yang unggul dibidangnya masing-masing.

KIRJAS
DO THE BEST
BE THE BEST
AND SHOW IT TO THE WORLD !!! Selengkapnya...