The architecture and dimensions of the National Monumet symbolizes the distinct characteristics of Indonesia. The high rising obelisk signifies the lingga (pestle) and the saucer like platform the Yoni (mortar), both are cooking utensils that are commonly found in most Indonesian household. The Lingga and Yoni symbolizes the positive and the negative, male and female, day and night, water and fire, the earth and the sky, all of which signifies timelessness and immortality.On the top of the monument stands a gold plate bronze flame that symbolizes the everlasting spirit to defend the sovereignty of the nation.The structure of the monument incorporates the numbers sacred to the hearts of all Indonesians, 17-8-45, the date of the Indonesian independence. These numbers are depicted in the height and width of the saucer-like platform, which stands at 17 m and 45m x 45m respectively, and the 8m tall hall that houses the History Museum.
The architecture and dimensions of the National Monumet symbolizes the distinct characteristics of Indonesia. The high rising obelisk signifies the lingga (pestle) and the saucer like platform the Yoni (mortar), both are cooking utensils that are commonly found in most Indonesian household. The Lingga and Yoni symbolizes the positive and the negative, male and female, day and night, water and fire, the earth and the sky, all of which signifies timelessness and immortality.On the top of the monument stands a gold plate bronze flame that symbolizes the everlasting spirit to defend the sovereignty of the nation.The structure of the monument incorporates the numbers sacred to the hearts of all Indonesians, 17-8-45, the date of the Indonesian independence. These numbers are depicted in the height and width of the saucer-like platform, which stands at 17 m and 45m x 45m respectively, and the 8m tall hall that houses the History Museum.
KEPUTUSAN DEWAN JURI SELEKSI KARYA ILMIAH REMAJA TINGKAT WALIKOTAMADYA JAKARTA SELATAN
Diposting oleh kirjas di 17.27Adapun Pemenang untuk kategori RETEK adalah sebagai berikut: Adapun Pemenang untuk kategori IPA adalah sebagai berikut:
Ketua Dewan Juri : Andy Setyawan, S.Hum
Juri bidang IPS : Lina Miftahul Jannah M.Sos
Eka Rachmawaty S.Psi
Juri bidang RETEK : Edi Chandra S.T
Deky Presetyo
Juri bidang IPA : Dra. Lutfah, M.Si
Nikita Puspita ing Endit S.Kg
Dengan ini memutuskan bahwa nama-nama yang tertera di bawah ini adalah pemenang dari Seleksi Karya Ilmiah tingkat Kotamadya Jakarta Selatan yang dilaksanakan pada:
Hari /tanggal : Sabtu / 12 Juni 2010
Waktu : 08.00 – 17.00
Tempat : Auditorium Bulungan
Adapun Pemenang untuk kategori IPS adalah sebagai berikut:
Selengkapnya...
Jakarta, 12 Juni 2010
Ketua Dewan Juri
Andy Setyawan S.Hum
Kepada
Yth :
Bapak/ibu Kepala Sekolah / Pembina KIR di tempat.
Dengan ini kami KIR Jakarta Selatan dan GOR Bulungan memberitahukan bahwa seleksi babak penyisihan LKIR 2010 telah dilaksanakan dan sekolah yang menerima surat ini merupakan sekolah yang berhak mengikuti tahap selanjutnya dan menjadi finalis pada tanggal 12 juni 2010
FINALIS IPS
- Pengaruh Pemberian Treatment Penguatan Cita-cita dalam Hiatoritas Hidup terhadap Motivasi Berprestasi Anak Yatim Piyatu di Panti Asuhan (SMA Negeri 90)
- Pengaruh Pola Rehabilitas Sosial terhadap Pemulihan diri Wanita Tunasusila PSKW mulya Jakarta (MA Negeri 7)
- Gambaran Kesesuaian Prakerin terhadap Kualitas Lulusan SMK Negeri 20 Jakarta
(SMK Negeri 20) - Hubungan Kedisplinan Siswa di Sekolah dengan Keefektifan Belajar Siswa kelas X angkatan 2011 SMA Negeri 8 jakarta (SMA Negeri 8)
- Kecintaan Siswa terhadap Produk Dalam Negeri : Study Kasus Siswa Sederajat Lebak Bulus (MA Negeri 4)
- Pengaruh Mengidolakan Publik Figur terhadap Kepribadian Siswa/i MTS N 3 Pondok Pinang Jakarta (MA Negeri 4)
- Realitas Musik Dangdut sebagai Identitas Nasional (SMA Negeri 55)
- Dampak Ujian Nasional terhadap Psikologis Siswa SMA (SMA Negeri 6)
FINALIS RETEK
- Smarty Biobricket Stove : Self Press and Auto Smoke to Liquid Integrated (SMAN 90)
- NEO LEAF SCHYTER (SMAN 34)
- Pemanas Air Elektrik Portabel sebagai Alat Pemanas Air Untuk Mandi (SMAN 8)
- AERIALCAM Sebagai Alternatif Pengambilan Gambar Relief Suatu Wilayah (MAN 4)
FINALIS IPA
- Pemanfaatan Lima Ruas Tulang Terbelakang Thunnus Atlanticus (Ikan Tuna) sebagai Bahan Dasar Pembuatan Snack Tulang Ikan Berkalsium Tinggi. (SMAN 90)
- Pemanfaatan Ekstrak Babandotan (Ageratum Conyzoides L) dalam Pembuatan Sabun Herbal. (MAN 7)
- Kuantitas Waktu Tidur Pelajar Terhadap Kinerja Otak di MAN 4 Jakarta (MAN 4)
- Uji Kandungan Sari Buah Bintaro Sebagai Pestisida Organik Pada Tikus (SMAN 87)
- Pengaruh Konsentrasi Zat Terlarut terhadap Imbibisi dan Pertumbuhan bagi Tanaman Jagung (SMAN 6)
- Pemanfaatan Moringa Oleifera Lamk (Kelor) (SMAN 109)
- Frequensi Pergantian Pembalut Terhadap Tingkat Peradangan Vagina (MA Darunnajah)
- Pemanfaatan Kulit Rambutan (Nephelium Lappaceum L) sebagai Obat Disentri (SMAN 47)
Keterangan :
- Peserta dengan judul tersebut diwajibkan hadir pada : Kamis, 10 juni 2010 pukul 13.30wib di auditirium GOR Bulungan Blok C, untuk mengambil uang transport dan mengumpulkan materi power point yang akan dipaparkan. (materi power point disimpan di dalam CD)
- Acara final presentasi diadakan pada tanggal 12 juni 2010 Pukul 08.00 s/d selesai. Seluruh peserta diharapkan sudah datang 30 menit sebelum acara dimulai untuk melakukan registrasi ulang.
- Durasi materi presentasi 10 menit dan tanya jawab juru 10 menit.
- Bagi peserta APTEK wajib membawa alatnya atau pun prototype dan contoh hasilnya.
- Bagi peserta IPA dianjurkan untuk membawa hasil dari penelitian.
- Peserta tidak diperkenankan meninggalkan acara sebelum rangakaian acara usai.
- Peserta dianjurkan membawa guru pembimbing sebagai pendamping.
- Kostum : seragam sekolah sopan dan rapi.
- Peserta wajib membawa kembali nametag dan perlengkapan yang telah diberikan pihak GOR pada tanggal 10 juni 2010.
- Pengumpulan makalah (laporan penelitian) dikumpulkan pada hari kamis-jumat 3-4 Juni 2010 rangkap 4 (1 print, 3 foto copy).
- Trophy pemenang LKIR 2010, terdiri dari: juara 1,2,3 di masing-masing kategori (IPA,IPS,RETEK).
- Kerangka berpikir diletakkan di bab 2 setelah penjabaran teori.
- Jarak pengetikan antara Bab dan Sub-bab 2 spasi, sub bab dan kalimat di bawahnya 1 spasi .
- Judul anak sub bab ditulis mulai dari sebelah kiri dengan indens lima pukulan tanpa diberi garis bawah.
- sub bab pada bab penutup adalah "SIMPULAN" bukan "KESIMPULAN"
demikian ralat ini,,kurang lebihnya mohon maaf
Best Regards.
Selengkapnya...
