Tampilkan postingan dengan label Artikel Lepas. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel Lepas. Tampilkan semua postingan

KENAPA TABUNG GAS ELPIJI MELEDAK?



Quote:

Waspadalah bila anda mencium bau gas di dapur anda. Tak perlu panik, hampiri tabung gas, lepaskan regulator, bawa tabung ke luar. Periksa apakah tabung mengeluarkan desis dari mana saja. Bila iya, biarkan tabung ditempat terbuka sampai gasnya habis. Jangan biarkan ada yang mendekat. Bila tak terdengar desis, tabung anda baik-baik saja. Mungkin ada yang lupa mematikan kompor, padahal api kompornya padam karena sesuatu sebab. Buka pintu dan jendela dapur. Biarkan sampai bau hilang, jangan menyalakan atau mematikan lampu atau apapun yang ada di dapur sampai bau hilang.

Semua berita mengenai “ledakan tabung Elpiji” tidak ada yang mengkonfirmasi ditemukan tabung yang pecah atau sobek karena isinya meledak. Tak cukup alasan bagi tabung Elpiji untuk meledak. Jutaan tabung dilempar-lempar, dipanggang terik matahari, semua siksaan ini dapat ditahan oleh baja dan lasan tabung, sekalipun tabung tidak ber-SNI karena bikinan Cina (tapi berlogo Pertamina).

Jadi, menurut hemat penulis, tabung tak akan meledak pada suhu normal (tekanan sekitar 7 atmosfir) karena tabung dirancang tahan sampai 28 atmosfir
Kemungkinan besar, Elpiji bocor dengan deras dari tabung, melalui celah antara katup tabung dan regulator, lantaran sekatnya tidak melaksanakan tugas seperti seharusnya.
Gambar-2 menunjukkan sekat dimaksud, yakni cincin yang terbuat dari karet, berwarna hitam.
Mekanisme pemasangan regulator untuk tabung 3 dan 12 kg adalah tipe clip-on. Gambar-3 adalah diagram yang memperlihatkan mekanisme penahan regulator dan pembuka katup, regulator pada posisi OFF.
menunjukkan posisi “regulator ON”. Pengait menahan regulator tetap ditempat, plunger menekan katup sehingga membuka, mengalirkan uap Elpiji ke dalam regulator.





Ilustrasi pemasangannya pada tabung


Perhatikan bahwa hanya ada satu pengait, sehingga regulator dapat bergoyang-goyang bila tersentuh. Demikian pula, hanya ada satu penyekat antara regulator dengan katup. Cincin penyekat itu. Tabung, katup, regulator, dan selang bukanlah penyumbang utama dalam musibah Elpiji di tanah air. Benda-benda ini dipakai juga di banyak negara tanpa menimbulkan masalah berarti. Regulator tipe clip-on adalah favorit karena kemudahannya dalam memasang dan melepaskannya. Tekanan yang masuk ke regulator adalah tekanan penuh dari Elpiji. Di negri kita berkisar antara 5 sampai 7 atmosfir, tergantung campuran elpijinya dan suhu ruang Tekanan ini cukup besar, kira-kira sama dengan tekanan kompressor tambal ban di pinggir jalan.

Tekanan sebesar ini sepenuhnya harus ditahan oleh cincin sekat hitam yang ditunjukkan pada Gambar-2. Inilah tempat kebocoran utama yang dapat membuat ruangan menjadi eksplosif. Inilah sambungan yang paling rawan, danbocor atau tidak ditentukan oleh kualitas cincin penyekat (seal) ini. Tentu saja bila mulut katup pada tabung penyok atau cuil berat bagian tengahnya, seal sebaik apapun tak dapat menyekat.

Masih ada dua sambungan lagi yang juga diributkan, yakni sambungan antara regulator dengan selang, dan diujung selang lainnya, yaitu sambungan antara selang dengan kompor. Kedua sambungan ini tidak menanggung beban berat, karena tekanan dalam selang, yaitu tekanan keluaran dari regulator, sangat rendah. Tekanannya cuma sekitar 30 milibar (1,03 atmosfir). Tekanan sebesar ini tidak dapat keluar dari lubang yang dibuat dengan tusukan jarum pada selang. Seandainyapun keluar, jumlahnya tak akan cukup untuk membuat ruangan menjadi eksplosif, karena gas lebih cepat menyebar dibandingkan dengan pasokan dari kebocoran disini.

Selain itu regulator juga memiliki kapasitas, yang membatasi aliran gas yang keluar. Kapa sita s umum regulator clip-on adalah 2 kilogram per jam. Gas bocor sebanyak 2 kg dalam dapur dengan ukuran sedang dapat meledak bila terpicu bunga api dari saklar lampu yang dinyalakan atau dimatikan.

Jadi kalau selang putus, dan tak diketahui selama sejam, bahaya mengancam.

Kebocoran pada seal yang tidak baik mutunya bisa lebih dari 2 kg per jam.

Bagaimana kebocoran pada kompor, misalnya karena lupa tidak mematikan katup kompor padahal kompor tidak menyala? Kepala kompor yang normal kapasitasnya mungkin seperempat kilogram per jam. Dapur bisa berbahaya bila ada satu kepala kompor yang tidak ditutup dalam waktu semalam.
Sebagai langkah pengamanan, Elpiji untuk konsumsi masyarakat harus diberi bau dengan kadar minimal 25 mililiter per ton Elpiji. Pembau yang digunakan adalah ethyl-mercaptan, senyawa hidrokarbon dengan belerang, baunya seperti durian atau telur busuk, tergantung siapa yang menciumnya. Ini zat tak berwarna dengan keenceran seperti bensin premium, dan cair dalam suhu dan tekanan ruang. Oleh karena itu ia harus dilarutkan dengan baik dalam Elpiji, agar bila elpiji bocor, dia juga keluar dan memberikan peringatan kepada yang menciumnya. Baunya kini dikenal sebagai “bau gas”.

Jadi masalahnya bukan tabung, regulator, selang atau kompor . Tapi penyekat karet kecil itu dan kadar pembau dalam Elpiji.


Masa Kadaluwarsa Tabung LPG

Tahukah anda jika TABUNG nya gas elpiji ada masa kadaluwarsa- nya ?
Jika anda beli gas, harap diperiksa lebih dahulu, kapan TABUNG tersebut berakhir masa pakainya.

Penulisan kadaluwarsa berupa "ALFA CODE". Contoh: " A 09 "
A = Januari - Maret
B = April - Juni
C = Juli - September
D = Oktober - Desember
maka A 09 adalah : Jan- Mart tahun 2009

Info: Yun Setyoko (Production PT Global TV) Selengkapnya...

Teka Teki Klasik "Ayam Atau Telur, Mana Lebih Dahulu?" terpecahkan secara ilmiah

Disadur, dr Viva News, 15 Juli 2010



VIVAnews - Para ilmuwan berhasil menjawab salah satu tebak-tebakan tertua di dunia, mana yang lebih dulu, ayam, atau telur?

Melalui komputer super, tim dari Universitas Sheffield dan Warwick, Inggris menemukan jawabannya. Apakah itu? Ayam.

Kepada laman Harian The Sun, ketua tim peneliti menjelaskan bagaimana mereka berhasil memecahkan teka-teki tersebut.

"Apa yang kami temukan adalah 'kecelakaan' yang menyenangkan. Awalnya, tujuan penelitian kami adalah menemukan bagaimana binatang membuat cangkang telur."

Menurutnya, selama ini, masyarakat telah menganggap remeh ayam. Kami tidak menyadari proses luar biasa yang ditunjukan para ayam dalam proses pembuatan telur.

"Sadarkah Anda, ketika memecahkan kulit telur rebus di pagi hari, Anda sedang menyaksikan salah satu material luar biasa di dunia."

Cangkang telur memiliki kekuatan sangat luar biasa, meski beratnya sangat ringan. Manusia tak bisa membuat benda seperti itu, bahkan yang mendekatinya.

"Masalahnya, kita tak tahu bagaimana ayam membuat cangkangnya."

Tim peneliti lalu menggunakan komputer super milik Dewan Riset Sains Inggris (UK Science Research Council) yang berbasis di Edinburgh. Komputer itu dinamakan HECToR (High End Computing Terascale Resource).

"Kami ingin menelusuri bagaimana telur terbentuk, dengan melihat proses detail telur secara mikroskopis."

Yang pertama dicari adalah, mengetahui 'resep' yang digunakan ayam untuk membuat cangkang telur.

"Dengan bantuan komputer canggih, Kami memecahkan masalah ini selama berminggu-minggu. Sementara, ayam bisa menyusun cangkang itu hanya dalam semalam."

Lucunya, pemilihan cangkang telur ayam sebagai fokus penelitian benar-benar tak disengaja. Para peneliti memilih telur ayam karena proteinnya sederhana untuk ditelaah.

Namun hasilnya ternyata sangat mengejutkan. "Kami memecahkan teka-teki sepanjang masa. Ini mengagumkan."

Hasilnya, ditemukan protein khusus yang ada di tubuh ayam. Protein itu adalah adalah 'tukang bangunan' tanpa lelah, menyusun bagian-bagian cangkang mikroskopis membentuk cangkang telur.

Protein itu menginisiasi proses pembentukan cangkang sebelum menyusun bagian telur yang lain.

Tanpa protein pembangun tersebut, telur tak mungkin terbentuk. Dan, protein itu hanya ditemukan di rahim ayam. "Itu berati ayam ada duluan sebelum telur."

Tapi, dari mana ayam berasal?

Beberapa teori mengatakan, nenek moyang ayam menciptakan telur zaman Dinosaurus.

"Penemuan kami sangat potensial. Sebab, cangkang telur dibentuk dari banyak kristal kecil. Kita bisa menggunakan informasi ini untuk mengetahui cara membuat dan menghancurkan struktur kristal lainnya."

Sebagai contoh, untuk menghilangkan kerak di ceret maupun pipa. Penelitian ini juga berimplikasi medis.

"Karena tubuh kita menggunakan metode yang sama untuk membuat gigi dan tulang, kita bisa belajar lebih banyak tentang bagaimana membangun kembali tulang manusia." Selengkapnya...

Cara Menghitung Rating TV

Oleh: Andy Setyawan
Production Management PT Global TV
Disadur dari intranet RCTI

Sering kita denger mengenai rating sebuah program di salah satu stasiun tipi tinggi atopun rendah. Nah, darimanakah sebuah program itu bisa dikatakan ber rating tinggi ato rendah? dan pastinya berimbas pada jumlah iklan pada programnya. Semakin tinggi rating nya, semakin banyak pula jumlah iklannya.. Mungkin ini bisa menambah wawasan kek ane neh nyang belum tawu soal peratingan..Monggo di cekidooot ajah…

Bagaimana pengambilan data kepemirsaan televisi dilakukan?
Pesawat-pesawat TV dan peralatan lain yang dihubungkan dengan TV, misalnya DVD player, Play Station, dll di masing-masing rumah panel dipantau secara elektronik oleh sistem Peoplemeter. Masing-masing anggota rumahtangga diberikan sebuah tombol khusus pada handset Peoplemeter (misalnya tombol 1 untuk Ayah, tombol 2 untuk Ibu, dsb). Anggota rumahtangga diminta untuk menekan tombol handset pada saat menonton TV, dan menekan kembali ketika selesai menonton. Pengambilan data dilakukan melalui dua sistem, yaitu online dan offline. Pada sistem online, data diambil setiap malam melalui sistem telepon yang diset secara otomatis dan dihubungkan dengan sistem pengolahan data sentral di kantor AGB Nielsen Media Research. Sistem online ini dilakukan untuk penarikan data harian (daily rating) di kota Jakarta, Bandung, dan Surabaya. Sedangkan rumah panel yang masih offline di kota lainnya akan didatangi petugas Liaison Officer untuk mengganti modul (alat perekam data) setiap hari Minggu untuk data kepemirsaan hari Minggu hingga Sabtu pada minggu sebelumnya.

Siapa saja yang dijadikan panel dalam pengukuran kepemirsaan televisi (Television Audience Measurement)?
Anggota dari rumahtangga yang memiliki pesawat televisi dalam kondisi berfungsi dengan baik dan berusia 5 tahun ke atas. Semua rumah tangga di 10 area survei AGBNielsen memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi panel melalui penyaringan dan pemilihan dengan metode stratified random sampling (penarikan sampel secara acak bertingkat yang dimulai dari tingkat kotamadya hingga ke tingkat RT/Rukun Tetangga; dari masing-masing RT terpilih dipilih satu rumahtangga untuk menjadi panel). Dengan demikian, tidak ada satu rumahtangga pun yang dapat mengajukan diri untuk menjadi panel.

Bagaimana metode Stratified Random Sampling dilakukan dalam proses pemilihan panel?
Pertama-tama, 50 unit rumah tangga dalam lokasi yang memiliki TV dan berada pada lokasi yang berdekatan dikelompokkan dalam sebuah Primary Sampling Unit (PSU). Kemudian, pada masing-masing PSU, rumah-rumah dalam interval tertentu didata demografinya. Kemudian hasil pendataan tersebut dikompilasi, dan dipilih secara acak rumah tangga untuk dijadikan panel dengan mempertimbangkan proporsi umur, gender, serta SES sesuai dengan kondisi populasi. Proporsi populasi didapatkan dari hasil TV Establishment Survey.

Apakah yang dimaksud dengan TV Establishment Survey ?
TV Establishment Survey merupakan survei yang dilaksanakan secara tahunan dan bertujuan untuk :
1. Menetapkan ukuran dan profil demografi penduduk yang memiliki televisi di kota-kota yang dijadikan target Peoplemeter, juga karakteristik penerimaan televisi serta detail kepemilikan barang-barang rumah tangga dari rumah-rumah di area-area itu.
2. Untuk mengidentifikasi variabel-variabel demografik untuk penghitungan jumlah populasi yang sebenarnya dan proyeksi selama pembuatan TV rating. Juga untuk mengetahui jumlah total masing-masing variabel.
3. Untuk membentuk kelompok rumah tangga menjadi panel Peoplemeter.
4. Untuk menetapkan atau meninjau variabel kontrol dan matrix kontrol untuk pemeliharaan panel.

Mengapa tingkat penyebaran panel tidak sama di tiap kota?
Survey AGBNielsen mencakup 10 kota besar, yaitu Jakarta, Surabaya, Medan, Semarang, Bandung, Makassar, Yogyakarta, Palembang, Denpasar, dan Banjarmasin. Tingkat penyebaran panel didasarkan pada survei awal atau Establishment Survey (ES) di 10 kota tersebut. Dari ES, akan didapatkan jumlah rumah tangga (berusia 5 tahun ke atas) yang memiliki TV yang berfungsi dengan baik atau disebut populasi TV. Dari populasi TV, akan diperoleh proporsi populasi TV untuk masing-masing area. Berdasarkan ES, proporsi populasi TV di 10 kota secara berturut-turut adalah: Jakarta-55%, Surabaya-20%, Bandung-5%, Yogyakarta-5%, Medan-4%, Semarang-3%, Palembang-3%, Makassar-2%, Denpasar-2%, dan Banjarmasin-1%. Dengan demikian, jumlah panel yang direkrut adalah berdasarkan pada proporsi populasi TV di masing-masing kota tersebut. Dengan kepemilikan TV di Jakarta adalah 55% dari total kepemilikan TV di 10 kota, maka 55% panel yang direkrut ada di Jakarta, dst.
Hal yang sama juga berlaku dalam hal penyebaran panel berdasarkan target pemirsa, misalnya Status Ekonomi Sosial (SES), pendidikan, pekerjaan, dsb. Sama dengan penyebaran panel per area yang telah dijelaskan diatas, pembagian panel per SES juga didasarkan atas ES. Jika dari ES tergambar bahwa populasi TV Jakarta sejumlah 19% berasal dari SES A, maka panel SES A yang direkrut pun sebanyak 19% dari total panel Jakarta.

Berapa lama usia panel dan bagaimana prosedur penggantian panel?
Lamanya sebuah rumahtangga menjadi panel adalah maksimal 2 tahun, namun penggantian panel tidak dilakukan secara serentak. Tingkat berhentinya suatu rumahtangga sebagai panel secara normal adalah 20-25% dari rumahtangga yang ter-install setiap tahunnya. Tidak ada penggantian yang dipaksakan dalam keadaan normal. Selain penggantian secara normal terjadi pula penggantian panel diakibatkan karena beberapa alasan, diantaranya:
- Penolakan panel rumahtangga untuk meneruskan kerjasama
- Menolak karena tidak memperbolehkan meng-install semua TV
- Perubahan pada kondisi/keadaan anggota rumah tangga
- Pindah rumah/renovasi

Apa yang sesungguhnya diberikan oleh TAM untuk industri?
TAM (TV Audience Measurement) memberikan masukan (dalam kepemirsaan TV) bagi agensi periklanan dan pemilik produk yang menggunakan TV sebagai medium untuk mengkomunikasikan produk mereka.

Apakah Rating Program?
Rating Program adalah rata-rata pemirsa pada program tertentu yang dinyatakan sebagai persentase dari kelompok sampel atau potensi total. Angka Rating Program didasarkan atas unit waktu terkecil 1 menit.

Mengapa rating program diperlukan?
Karena jaringan, stasiun TV, dan produser program tentunya ingin mengetahui apakah orang menyaksikan acara mereka atau tidak, siapa saja yang menonton, dan berapa banyak jumlahnya.


Kapan rating program dipakai?
Ketika ingin mengetahui banyaknya pemirsa yang menonton suatu program pada lintas periode waktu tertentu.

Kapan share pemirsa dipakai?

Share dapat digunakan ketika ingin mengukur persentase pemirsa yang menonton program tertentu dibandingkan dengan program-program lainnya dalam periode waktu yang sama.

Jika rating sebuah program rendah, tidakkah akan berpengaruh dalam pengambilan keputusan?
Beberapa pelaku penyiaran memutuskan untuk melanjutkan program tertentu tanpa harapan untuk meraih rating tertinggi. Beberapa lainnya memutuskan untuk menghentikan tayangan. Hal ini tergantung pada tujuan utama dan strategi bisnis mereka.

Apakah TAM mengukur kualitas program acara?
Tentu saja tidak. Hasil pengukuran hanya akan memberitahu tentang berapa banyak orang yang menyaksikan acara mereka atau kuantitasnya. Banyaknya jumlah orang yang menonton pun tidak bisa secara langsung dikaitkan dengan alasan suka/tidak suka

Jika responden lupa menggunakan handset Peoplemeter ketika sedang menonton TV, bagaimana pengumpulan data kepemirsaan dari responden tersebut ?
Jika TV menyala tanpa seorangpun menekan tombol pada handset, perangkat Peoplemeter akan memberikan sinyal peringatan berupa suara dan running text “Siapa menonton?”. Jika suara dan teks tersebut diacuhkan, AGBNielsen akan bisa mengidentifikasikannya saat data diproses melalui Periodic Statistic Report terhadap “analisis kepemirsaan yang tidak lolos produksi”. Ada patokan tertentu untuk data kepemirsaan yang lolos quality control produksi. Jika patokan tersebut terlampaui, maka data kepemirsaan dari rumahtangga tertentu akan disingkirkan dan tidak akan diproses. AGBNielsen juga akan mengirim petugas untuk melakukan re-edukasi panel untuk menekan tombol. Jika rumahtangga panel tidak memperlihatkan perkembangan setelah dire-edukasi, maka panel akan dilepas untuk diganti dengan panel yang baru.

Apa imbalannya untuk keluarga responden?
Sebagai apresiasi atas partisipasi sebagai responden AGBNielsen, panel mendapatkan poin setiap bulannya. Panel dapat memilih hadiah – yang berupa perabot rumahtangga, seperti timbangan, pan, setrika, tea set, dinner set, panci, kompor, blender, dsb – dari katalog AGBNielsen berdasarkan poin yang dikumpulkan. Semakin lama waktu kerjasama, semakin besar poin yang bisa dikumpulkan. Nilai nominal hadiah yang diberikan tergantung pada jumlah poin tersebut. Selengkapnya...

Amerika Mempunyai Senjata Penghancur Dunia

Amerika Mempunyai Senjata Penghancur Dunia !!!
Disadur dari postingan Ricky Ramadhani Mulyana, dalam blog ramadhaniricky.blogspot.com, yg di kutip dari thenoock.com


Ketika membaca artikel di surat kabar mengenai klaim Rusia yang mengatakan bahwa mereka sudah mampu mengendalikan cuaca (meskipun tidak lebih dari 30 menit), saya teringat novel karya John Grisham yang pernah saya baca mengenai pengendali cuaca. Inilah senjata pemusnah massal yang lebih biadab daripada nuklir.

orang pertama yang mengajukan gagasan bom atom pertama yang dipakai dalam meluluhlantakkan Hiroshima dan Nagasaki. Kemudian untuk membalas jasa Albert Einstein, Amerika memberikan hadiah nobel dan mengharumkan nama Albert Einstein dengan teori relativitasnya. Kemudian setelah perang dunia II berakhir, Amerika dan Uni Soviet menjadi saingan abadi dalam hal pengembangan teknologi senjata, hingga berujung pada perang dingin. Setelah Uni Soviet pecah, persaingan 2 negara raksasa ini redup. Yang kebanyakan didengar publik hanyalah bagaimana 2 negara ini mati-matian menentang pengembangan teknologi nuklir. Tidakkah anda mempunyai pertanyaan yang sama dengan saya, “Bagaiamana mungkin negara super power tidak mempunyai senjata pamungkasnya? Apakah mereka mati-matian menentang nuklir karena mereka benar-benar takut? Tidak mungkin! Ini Amerika, bung!”

Senjata biadab ini adalah senjata pengendali cuaca.
Mungkin ada yang masih bingung, bagaimana mungkin bermain-main dengan hujan-panas-salju-semi bisa menjadi senjata pamungkas? Kan kalau musim salju, tinggal pakai jaket, beres?! Nah! Bayangkanlah jika suatu negara mampu mengendalikan dimana akan terjadi badai, hujan, tsunami, bahkan kekeringan. Semua negara akan tunduk pada mereka. Mereka mampu memonopoli devisa, menentukan negara mana yang penduduknya mati kekeringan, mana yang penduduknya mati kelaparan, mati karena gempa bumi, mana yang mati karena tsunami bahkan mana yang penduduknya mati karena tornado (bukan tidak mungkin di Indonesia akan terjadi tornado dengan alat ini). Bandingkanlah dengan nuklir, dampak dari nuklir membuat orang langsung mati, kemudian kalau ada yang masih hidup akan terkena bahaya radiasinya. Hanya itu, tidak ada yang namanya mati kelaparan, mati kekeringan, mati terhempas tornado, atau mati terkena tsunami.

”Perjanjian PBB Membuktikan Bahwa Pengendali Cuaca Nyata! Perjanjian PBB yang ditandatangani pada tanggal 10 Oktober 1976 adalah bentuk pengendalian PBB terhadap senjata biadab ini. Pada tahun 1975, Amerika adalah satu-satunya negara yang sebenarnya harus menandatangani perjanjian ini.

Sekarang, mari kita dengarkan pernyatan lebih lanjut Senator Clairborne Pell.

”Kami membutuhkan perjanjian itu sekarang untuk mencegah aksi-aksi seperti ini. Sebelum para pemimpin militer dunia mulai mengendalikan badai, memanipulasi cuaca dan memicu gempa bumi untuk melawan musuhnya. Ide dasar peperangan lingkungan ini sangat sederhana; jika suatu negara dapat mempelajari bagaimana cara memicu terjadinya bencana alam yang dapat mengakibatkan kerusakan parah terhadap musuh melalui hujan, banjir, gelombang pasang, gempa bumi, dan bahkan perubahan iklim yang dapat menghancurkan pertanian negara musuh”.

”Ini mungkin terkesan berkhayal untuk berpikir bahwa ide fiksi ilmiah seperti membuat gempa bumi, mencairkan es kutub, merubah alur arus air hangat laut, atau merubah cuaca di wilayah pertanian musuh. Tetapi dalam teknlogi militer, fiksi ilmiah dewasa ini merupakan strategi nyata masa depan. Selain kemungkian terjadi kengerian belaka, perang lingkungan tak terkendali, saya percaya ada alasan terpaksa mengapa hal ini harus dilarang. Sekarang kita mengetahui atau seharusnya mengetahui, bahwa tak ada negara yang dapat mempertahankan monopoli teknlogi perang baru. Jika kami dapat mengembangkan teknik perang cuaca, negara adikuasa lainnya pun dapat melakukannya. Pengalaman mengajarkan bahwa senjata yang membuat kami merasa aman kini akan membuat kami sangat tidak aman, dan tentunya ketika musuh kami memiliki kemampuan yang sama. Kini saatnya untuk beraksi hingga kami tak harus lagi mengkhawatirkan negara-negara saling mengirim badai.”, sambung Senator Clairborne Pell.

Secara ringkas, Pell mengatakan Senjata Cuaca menyebabkan bencana sebagai berikut:

Hujan - yang menyebabkan banjir-ingatkah Anda banjir yang belum pernah terjadi tahun 1993 di Timur-Tengah? Sesungguhnya, beberapa negara Timur Tengah telah dinyatakan Daerah Bencana tiga kali dalam lima tahun terakhir. Pertanian di sana pasti sudah sangat rusak.

Gelombang Pasang – Apakah Anda ingat Gelombang Tsunami besar yang mengenai Papua New Guniea pada 10 Juli 1998?

Gempa Bumi – Kemampuan seperti ini berarti bahwa ilmuwan dari tempat yang jauh pun dapat merekayasa terjadinya gempa bumi, kapanpun dan seberapa dahsyat yang mereka inginkan. Satu hal bagi mereka yang bertempat tinggal di daerah rawan gempa seperti California dan berpikir bahwa mereka “akan menjadi korban gempabumi” yang akan membunuh mereka. Akan tetapi masalahnya lain, tentu saja mereka yang bertempat tinggal di daerah rawan gempa dipahami bahwa mereka tinggal seolah-olah di ujung laras senjata pemburu! Tentunya “senapan” yang diarahkan ke arah mereka bukanlah senapan sewajarnya, akan tetapi senjata Pengendali Cuaca yang dapat membat gempa bumi kapanpun dan dimanapun mereka inginkan, dan seberapa dahsyat yang diingkannya.

Perubahan Iklim – yang dapat menghancurkan pertanian negara musuh” - Telah dijelaskan bahwa salah satu tindakan paling dahsyat yang dicantumkan di dalam Perjanjian PBB mengenai larangan menghancurkan “biota” sebuah negara. Kata “biota” mengacu pada “fauna dan flora bagian suatu daerah yang dianggap sebagai kesatuan ekologi”. Dengan kata lain, kemampuan Pengendali Cuaca ini dapat memusnahkan seluruh sistem ekologi! Pembeberan rahasia ini sangatlah mengejutkan! Jika tujuan para ilmuan memanfaatkan senjata cuaca ini adalah untuk membasmi peradaban, tampaknya mereka dengan mudah dapat melakukannya!

Karena kini kita telah mendengar kabar yang mengerikan dari Senator Pell, mari kita menguji berita lainnya yang mungkin dapat melihat kemampuan lain Perang Cuaca.

Artikel New York Times, 5 Juni 1977, memberitakan gempa bumi dahsyat yang menghancurkan Tangshan, Cina pada 28 Juli 1976 dan membunuh lebih dari 650,000 orang.

”Tepat sebelum getaran pertama pada pukul 03:42, langit terlihat seperti pada siang hari. Sebagian besar cahaya itu berwarna putih dan merah terlihat hingga 200 mil. Daun-daun di pohon terbakar dan sayuran hangus hanya di satu bagian, seperti terkena bola api. “

Beberapa penyelidik mempercayai bahwa efek elektrik ini berhubungan dengan elektromagnetik plasma dan bola kilat serta susunan cahaya aneh yang dihasilkan dari Tesla-styletechnology dan /atau transmisi sejenis lainnya.

Apakah gempa bumi ini hanya sebuah percobaan (dari) sistem yang dilakukan terhadap masyarakat Cina yang tidak mencurigakan? Gempa ini jelas tidak terlihat seperti bencana gempa bumi alami. Banyak ilmuan melaporkan melihat cahaya petir tak biasa dan bola cahaya, biasanya berwarna biru, yang juga terlihat di banyak bencana cuaca sebelumnya.

Permainan politik terkini, gempa bumi dahsyat menewaskan 650,000 orang, mungkin hanyalah sebuah peringatan dari Amerika Serikat untuk Cina, bahwa AS mengendalikan teknologi yang dapat memusnahkan negara Cina. Cina paham Amerika Serikat dapat menghancurkan negaranya tanpa perlu menginjakkan kaki di negaranya. Cina menyadari bahwa mereka tidak memiliki senjata untuk membalas serangan Senjata Cuaca ini. Tindakan seperti ini (akan) menghasilkan “Real-Politic” yang akan dibanggakan oleh Paman Sam.

Barisan awan spesifik kimiawi ini sedang dipengaruhi oleh dua buah perangkat gelombang radio. Ketika gelombang turun dari langit menghantam awan, terlihat awan pecah terpisah dengan sangat rapi; membuktikan bahwa sesuatu dari atas (selain dari pada angin) mempengaruhi wilayah tertentu di Cina.

Singkatnya, Senjata Cuaca ini adalah menyangkut energi. Badai manapun mengeluarkan sejumlah energi elektrik yang luar biasa, jadi ilmuan menemukan bahwa dengan mengirimkan energi elektrik dalam jumlah besar ke atmosfer, mereka dapat mengontrol cuaca, bahkan dapat mengarahkannya kemanapun yang mereka inginkan. Tetapi, kami akan membahas askpek ini dalam rincian teknik berikutnya.

“Pentagon & Kremlin Mempermainkan Cuaca Dan Memberi Kita Badai Dan Banjir”, oleh L. Ponte, Peneliti Pentagon, Star Magazine, Juli. 1982.

”Ponte mengakui bahwa Soviet telah menemukan kemajuan dalam menekukkan semua arus uap air penting yang melintasi Siberia untuk menetapkan pola angin global. Dengan menggunakan perangkat peledak dalam alat arus uap air, ilmuwan sedang mencoba memasukkan dan mengeluarkan dalam sebuah gelombang yang dapat menggantikan musim dingin yang kaku di Siberia dengan udara yang lebih ringan dari selatan”.

”Peneliti percaya bawha arus uap air dapat ditetapkan pada gelombang yang konstan/tetap. “Arus uap air dapat diubah untuk memusnahkan panen gandum di Midwest atau di belahan dunia manapun”, ucap Ponte. “Dengan kekuatan seperti ini, Siberia dapat berbunga dan seluruh dunia akan kekeringan.”

Pekerjaan yang mereka lakukan sangatlah serius, Ponte tidak dapat mengenyampingkannya fakta yang menyebabkan rekor musim dingin tahun lalu. Soviet juga mempertimbangkan untuk menggunakan perangkat untuk mengahancurkan dasar sungai untuk merubah arusnya. “Merubah arus akan membantu pencairan di Laut Arktik”, kata Ponte. “Dan pencairan kantong es dapat menyebabkan banjir di seluruh dunia dan merubah pola cuaca.”
Saya sudah bergaul hingga larut malam dengan Google, dan menemukan fakta yang fantastis. Amerika juga sementara ‘bermain’ dengan teknologi pengendali cuaca mereka. Tujuan pengembangan teknologi mereka diperhalus, sehingga relatif tidak tersentuh dengan perjanjian PBB mengenai pengendali cuaca. Pada situs resmi dari pengendali cuaca Amerika ini dikatakan bahwa tujuan dari program ini adalah untuk mempelajari sifat dan perilaku ionosfer, dengan penekanan khusus pada kemampuan untuk memahami dan menggunakannya untuk meningkatkan komunikasi dan sistem pengawasan baik untuk tujuan sipil dan pertahanan.

Amerika menamakannya HAARP!
Apa itu HAARP?
HAARP merupakan singkatan dari High Frequency Active Auroral Research Program. Jika diartikan mungkin kurang lebih adalah Program Penelitian Auroral Aktif Frekuensi Tinggi.
Mungkin dari namanya terlihat penekanan pada penelitian, tapi perlu dicatat, proyek ini tidak dibangun salah satu universitas Amerika yang berkompeten di bidang ini. Proyek ini didirikan dan dijalankan langsung oleh Angkatan Udara Amerika di Alaska.
Proyek ini mulai didirikan pada tahun 1990 dan masih berlangsung hingga sekarang. Jika pada tahun 1970-an Amerika mencoba mengendalikan cuaca dengan cara menembakkan ion ke atmosfer bumi lewat satelit mereka, kini mereka tinggal menembakkan ion langsung ke atmosfer langsung lewat bumi.

Selengkapnya...